Berita

4 Perusahaan Penjaminan Cetak Laba Rp 229 Miliar

Berita | Senin, 05 September 2011 08:25

JAKARTA – Biro Penjaminan dan Pembiayaan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) mengungkapkan secara umum industri perusahaan penjaminan mengalami peningkatan. Hingga Juni 2011 perusahaan penjaminan telah membukukan laba bersih sebesar Rp229,06 miliar jika dibandingkan dengan Desember 2010 yang hanya mencapai 199,54 miliar.

Berdasarkan data Biro Penjaminan dan pembiayaan Bapepam-LK, Jakarta, Sabtu (13/8/2011), total pendapatan hingga Juni 2011 mencapai Rp379,74 miliar yang meningkat jika dibandingkan dengan akhir 2010 yang hanya sebesar Rp511,30 miliar.

Adapun total outstanding penjaminan hingga Juni 2011, mencapai Rp61,14 triliun yang mengalami penurunan dibandingkan dengan Desember 2010 yang sebesar Rp66,56 triliun yang terdiri dari outstanding penjaminan usaha produktif hingga Juni 2011 sebesar Rp15,97 triliun yang meningkat dari akhir tahun lalu yang mencapai Rp15,84 triliun.

Sedangkan untuk outstanding penjaminan usaha non produktif hingga Juni 2011 mencapai Rp45,16 triliun yang mengalami penurunan jika dibandingkan Desember 2010 lalu yang mencapai Rp50,72 triliun.

Di sisi lain dalam kualitas penjaminan kredit pun termasuk berjalan dengan baik dimana hingga Juni 2011 kualitas penjaminan kredit secara lancar mencapai 99,80 persen jika dibandingkan akhir tahun lalu sebesar 99,69 persen.

Lalu dari segi kualitas penjaminan kredit macet hingga Juni 2011 hanya mencapai 0,04 persen jika dibandingkan akhir tahun lalu yang mengalami penjaminan kredit macet sebesar 0,05 perse,

Sementara itu, total asset perusahaan penjaminan hingga Juni 2011 mencapai Rp3,53 triliun yang juga mengalami peningkatan dibandingkan Desember 2010 yang hanya mencapai Rp2,93 triliun. Adapun total beban hingga Juni 2011 mencapai Rp150,68 miliar yang menurun dari akhir tahun lalu sebesar Rp272,43 miliar.

Sekedar informasi hingga saat ini yang ada di Indonesia baru ada empat perusahaan penjaminan, yaitu Jaminan kredit Indonesia (Jamkrindo), Penjaminan Kredit Pengusaha Indonesia (PKPI), Jamkrida Jatim, dan Jamkrida Bali.
(wdi)

Sumber : okezone