Berita

Menakertrans Roadshow ke 38 Kantong TKI

Berita | Rabu, 09 Februari 2011 11:10

JAKARTA - Untuk menyukseskan program penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada Tenaga Kerja Indonesia (TKI), Menteri tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar melakukanroadshow ke 38 kantong TKI se-Indonesia.

"Pelatihan wirausaha ini dapat menjadi alternatif pilihan bagi para TKI, TKI purna dan keluarga TKI agar berusaha dan bekerja di dalam negeri dibandingkan bekerja di luar negeri sebagai TKI informal," ujar Muhaimin sebagaimana dikutip dari situs resmi Kemenakertrans di Jakarta, Selasa (8/2/2011).

Dirinya berharap dengan adanya program pelatihan wirausaha dan KUR TKI yang dilakukan pemerintah dapat mengubah keinginan dan mindset keluarga TKI  untuk berani berwirausaha sehingga mampu membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya.

"Pemerintah fokus pada upaya pemberdayaan ekonomi TKI dengan menggulirkan program pelatihan kewirausahaan di daerah-daerah pengirim TKI. Hal ini dilakukan sebagai upaya mengurangi pengiriman TKI  sector informal ke luar negeri," ujarnya.

Pelatihan kewirausahaan ini nantinya disesuaikan dengan minat, potensi masyarakat serta sumber daya alam yang tersedia di sekitar daerah kantong TKI. Adapun jenis-jenis pelatihan wirausaha yang dilakukan meliputi budidaya ayam, sapi dan kambing, usaha konveksi, menjahit dan border. Selain itu ada juga pelatihan  tata rias pengantin. tata boga, bengkel motor, sablon dan percetakan, pengelasan, konstruksi skala kecil, dll

Dijelaskan Muhaimin pelatihan kewirausahaan yang dilakukan pihak Kemenakertrans dilakukan dengan metode pengetahuan teknis, praktek kerja lapangan, pemberian modal  usaha, proses pendampingan serta strategi pemasaran  hasil usaha. Untuk permodalan, Muhaimin menjelaskan akan ditingkatkan peran serta dan kerja sama dengan pihak perbankan dalam program kredit usaha rakyat (KUR) khusus TKI. Bahkan TKI purna pun berhak mendapat fasilitas KUR berupa kredit usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Menurut data Kemenakertans per Juli 2010 tercatat Cirebon, Jawa Barat merupakan daerah kantong TKI paling banyak mengirimkan TKI ke luar negeri dengan jumlah  129.717  orang, selanjutnya disusul Indramayu, Jawa barat 95.581 orang, Subang Jawa Barat 95.180 orang Cianjur, Jawa Barat  89.182 orang

Sedangkan Lombok Tengah NTB mengirimkan 62.512 orang, Lombok Barat NTB 59.751 orang Sukabumi, Jawa Barat  55.207 orang, Ponorogo Jawa Timur 47.717 orang Lombok Timur NTB 46.962 orang dan Malang, Jawa Timur 39.610 orang.(adn)(rhs)

sumber : okezone.com