Berita

Jatim Jadi Percontohan KUR TKI Nasional

Berita | Rabu, 15 Desember 2010 07:45

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan melaunching program Kredit  Usaha Rakyat untuk Tenaga Kerja Indonesia (KUR TKI), pukul 09.00 WIB, di  Gedung Grahadi Surabaya, Rabu (15/12),

Dengan program KUR TKI ini,  para TKI tak akan lagi terbebani biaya pemberangkatan yang cukup mahal  dan bisa mencegah TKI masuk perangkap rentenir. Selama ini, banyak TKI  yang meminta 'bantuan uang' dari para rentenir dengan bunga yang sangat  tinggi, untuk mengurus pemberangkatan menjadi TKI.<!--more-->Peluncuran ini,  akan dihadiri sebanyak 300 TKI asal Jatim. Presiden SBY pun akan  menyempatkan diri untuk berdialog langsung dengan para TKI tersebut.  "Karena ingin berdialog agak lama ini, Pak Presiden meminta jadwalnya  diundur besok (hari ini, red) karena lebih memiliki waktu lama  dibanding  Selasa (kemarin, red)," kata Kepala Biro Humas dan Protokol  Setdaprov Jatim, Drs Gunarto MM.
Dengan diluncurkannya program KUR  TKI di Jatim ini, para calon TKI bakal segera mendapatkan kucuran KUR  dari Kementerian Koordinator Perekonomian (Kemenko Perekonomian) yang  bekerja sama dengan sejumlah perbankan. "Realisasi KUR bagi calon TKI di  Jatim ini, karena Jatim dijadikan proyek percontohan nasional," kata  Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Kependudukan  (Disnakertransduk) Provinsi Jatim, Dr Harry Soegiri MBA MSi.

Ihwal  Jatim menjadi uji coba percontohan KUR TKI ini, sebelumnya pernah  diungkapkan  Plt Deputi Perlindungan Badan Nasional Penempatan dan  Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Dr Lisna Yuliani  Poeloengan, pada  acara Koordinasi antar Stakeholder dalam Rangka  Fasilitas Kredit dan Remitansi, yang diselenggarakan Deputi BNP2TKI di  Hotel Salak, Bogor, akhir  September lalu.

Pada 2011 nanti, pola yang  sama akan dikembangkan dibeberapa provinsi lain, yaitu di Jawa Barat,  Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Nusa Tenggara Barat  (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan pelaksana 19 bank yang ada  di tanah air.
Saat itu dijelaskan, pemerintah telah membuat komitmen  terkait dengan pengelolaan uang kiriman TKI, dengan mendorong pihak  perbankan mengelolanya secara serius.
Karena itu, Program KUR TKI,   kata Harry Soegiri, bertujuan memberdayakan calon TKI dan sekaligus  meningkatkan transaksi perbankan internasional. Sejumlah bank milik  pemerintah yang telah ditunjuk sebagai pelaksana program KUR TKI, juga  telah membuka kantor pewakilan di negara-negara yang menjadi negara  tujuan TKI asal Jatim, seperti Malaysia dan Singapura.
Hary  menjelaskan, bank-bank yang menjadi pelaksana program KUR TKI, di  antaranya Bank Mandiri, BRI, BNI, Bank Bukopin, dan Bank Jatim. Bahkan,  Bank Mandiri telah mendapatkan sekitar 100 orang calon TKI yang akan  mendapatkan pinjaman.
Selain itu, dalam proses mendapatkan pinjaman  KUR TKI ini, kata mantan Asisten III Sekdaprov Jatim ini, para calon TKI  akan dipermudah dalam mendapatkan pinjaman karena sudah disediakan  lembaga penjamin kredit.
"Pemerintah telah menunjuk Askrindo dan  Jamkrindo sebagai penjamin TKI yang ingin mendapatkan dana pinjaman KUR  dari bank bersangkutan," kata Harry.
Untuk Jamkrida, nantinya  dikhususkan untuk penjamin Bank Jatim. Terkait batas pinjaman bagi calon  TKI ini, tergantung masing-masing bank.  Dan Program KUR TKI  dilatarbelakangi oleh banyaknya fakta dan masalah yang selama ini sering  dialami para calon TKI. "Banyak para calon TKI gagal berangkat karena  terkendala biaya terutama untuk persiapan dan pembinaan," ungkap Harry.

sumber :http://www.harianbhirawa.co.id/utama/21304-jatim-jadi-percontohan-kur-tki-nasional