Berita

Jamkrindo Serahkan Bantuan Peduli Covid-19 kepada Pemda Jabar

Berita | Rabu, 29 April 2020 17:17

Semua lembaga formal ataupun non formal bersatu melawan penyebaran Covid-19. Demikian pula perusahaan BUMN di Jawa Barat, yang bersatu mengumpulkan sumbangan untuk berkontribusi dalam penanggulangan virus Corona ini. Pada Rabu, 29 April 2020, PT Jamkrindo Bersama Satgas Covid-19 BUMN Gugus Tugas  Jawa Barat yang dikoordinatori oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk, menyerahkan bantuan alat pelindung diri untuk tenaga medis yang terdiri dari Baju Hazmat medis, Face shield, Dusk Mask, Safety google, Protective Gloves dan safety boots.

Bantuan diserahkan oleh Pemimpin Wilayah Jamkrindo Kanwil Bandung Dody Novarianto kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Bantuan tersebut merupakan bantuan berkelanjutan dari Program Jamkrindo Peduli Covid-19 yang telah dilakukan oleh Jamkrindo di banyak titik lokasi di seluruh Indonesia.

Ditempat terpisah Direktur Utama Randi Anto Jamkrindo turut prihatin dengan penyebaran Covid-19 yang sudah menjadi pandemi.  Atas nama perusahaan ia berterima kasih kepada segenap jajaran medis yang telah bekerja keras untuk Indonesia yang lebih baik.  “Harapan kami semoga pandemi ini segera berakhir. Sehingga kondisi daerah kita ini bisa kembali normal, dan kegiatan perekonomian bisa kembali pulih seperti semula,” ujarnya.

Selain di Jawa Barat, Jamkrindo juga telah menyerahkan bantuan peduli Covid-19 di Aceh, Manado, Mamuju, Ternate, Gorontalo, Samarinda, Denpasar, Makassar, Kendari, Pontianak dan lain-lain. Terkait dengan mitigasi risiko, Jamkrindo telah mengeluarkan dan mengimplementasikan Protokol Keberlanjutan Bisnis (Business Continuity Protocol/BCP) Pengendalian Risiko Covid-19.

Penyusunan protokol ini tidak terlepas dari analisis keseluruhan dampak penyebaran virus Corona, termasuk terhadap bisnis dan operasional perusahaan.” BCP yang kami susun, tentunya tetap mengacu standar umum penanganan covid-19 serta best practice skala kedaruratan, dan senantiasa mengikuti arahan stakeholders terkait," ujar Randi. (*)