Berita

Jamkrindo Raih Penghargaan Golden Trophy Infobank BUMN Award 2018

| Senin, 01 Oktober 2018 09:12

BUMN (Badan Usaha Milik Negara) penjaminan Kredit, Perum jamkrindo berhasil meraih penghargaan Golden Trophy dari Majalah Infobank. Penghargaan ini disematkan atas prestasi yang diraih perusahaan dalam mempertahankan predikat “sangat Bagus” dalam tata kelola keuangan dan bisnis di tahun-tahun sebelumnya.

Direktur Keuangan, Investasi dan Manajemen Risiko Perum Jamkrindo, I. Rusdonobanu mengatakan perseroan berhasil mempertahankan penghargaan Golden Trophy dari Majalah Infobank pada ajang Infobank BUMN Award 2016 hingga 2018 atau untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Penghargaan ini sekaligus memposisikan perseroan sebagai pilihan utama sebagai perusahaan penjaminan kredit terbaik di negeri ini.

“Bagi kami penghargaan ini sebagai motivasi kami untuk memberikan pelayanan yang terbaik dari tahu ke tahun. Sekaligus merupakan pencapaian besar dan prestasi bagi seluruh karyawan dan management Perum Jamkrindo. ,” kata Direktur Keuangan, Investasi dan Manajemen Risiko Perum Jamkrindo, I. Rusdonobanu usai menerima penghargaan Golden Trophy dari Majalah Infobank pada ajang Infobank BUMN Award 2018 yang diselenggarakan di Hotel Shangri-La, Jakarta, Rabu, 26 September 2018.

Rusdonobanu mengungkapkan, penghargaan ini tidak hanya sebagai prestasi juga sebagai pecut bagi kami untuk memberikan yang terbaik bagi Negeri. Terlebih, penghargaan yang ketiga kalinya secara bertutur-turut ini tentunya menjadi tantangan yang tidak mudah bagi Perum jamkrindo untuk mempertahankannya di tahun-tahun mendatang. Untuk itu, Perum Jamkrindo terus berinovasi untuk memberikan yang terbaik bagi Negeri ini.

“Inovasi menjadi hal yang sangat penting untuk mempertahankan prestasi ini. Bukan hal yang mudah memang mempertahankan kinerja cemerlang perusahaan BUMN dibidang penjaminan selama lima tahun berturut-turut meraih predikat “Sangat Bagus” dalam rating BUMN yang setiap tahun rutin diterbitkan Majalah Infobank. Dengan inovasi dan strategi yang tepat Perum Jamkrindo yang pada akhirnya menempatkan kami sebagai yang terbaik,” jelas Rusdonobanu.

Kinerja Cemerlang Perum Jamkrindo

Sebagaimana dikutip dari Harian KONTAN (28/2), perolehan keuntungan yang apik itu ditopang oleh pendapatan dari imbal jasa penjaminan bersih yang mencapai Rp 1,81 triliun, meningkat 13,84% dibanding 2016 sebesar Rp 1,59 triliun. Pun demikian dengan pendapatan investasi yang turut terkerek tipis 2,37% ke posisi Rp 601,63 miliar. Sementara di akhir Desember 2016, pendapatan investasi Jamkrindo tercatat Rp 587,68 miliar.

Di sisi lain, beban klaim dan total beban usaha Jamkrindo juga ikut meningkat. Beban klaim misalnya, pada akhir 2017, perseroan ini membayar klaim sebesar Rp 1 triliun. Angka itu naik 14,73% dibandingkan akhir 2016 sebesar Rp 871,58 miliar. Sementara, jumlah beban usaha mengalami peningkatan 7,76% menjadi Rp 708,17 miliar.

Secara total, hingga Desember tahun lalu, Jamkrindo memiliki aset sebesar Rp 14,68 triliun. Nominal itu meningkat sebanyak 9,47% dibandingkan akhir 2016 yang sebesar Rp 13,41 triliun. Adapun sepanjang 2017, Jamkrindo berhasil mencatatkan volume penjaminan untuk non KUR sebesar Rp 98,10 triliun dan KUR Rp 50,47 triliun. Dalam hal ini, jumlah UMKM yang dijamin untuk non KUR sebanyak 2,84 juta dan KUR sebesar 2,23 juta.

Tahun 2018, Perum Jamkrindo terus berbenah dengan mengedepankan efisiensi dan efektifitas dalam menghadapi tantangan bisnis yang makin besar dan menuntut kesiapan dari semua unsur di dalam perusahaan untuk lebih baik dalam melaksanakan bisnis, tanpa meninggalkan core competency di sektor UMKM.

"Karena itu kami harus berubah dengan mengedepankan efisiensi, produktivitas serta jeli dalam melihat risiko bisnis (prudence business)," kata Direktur Utama Perum Jamkrindo Randi Anto dalam rilis resmi kepada Kontan.co.id, Selasa (27/2). (*)