Unit Usaha Syariah

Cikal bakal penjaminan perum jamkrindo untuk bank syariah dimulai pada tahun 1997 dengan ditandatanganinya kerjasama penjaminan kredit dengan Bank Muamalat Indonesia. Pada tahun 2003 mitra kerja perum jamkrindo bertambah seiring dengan dilakukannya kerjasama dengan bank syariah mandiri. Saat ini, Perum Jamkrindo telah memiliki perjanjian kerjasama penjaminan pembiayaan syariah dengan beberapa perbankan syariah/lembaga keuangan syariah. Sampai dengan 31 Desember 2008 outstanding penjaminan pembiayaan syariah Perum jamkrindo mencapai Rp. 4,9 trilyun yang terdistribusi pada berbagai sector usaha yang dijalankan oleh Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Koperasi (UMKMK). Mengingat pada saat itu Perum Jamkrindo belum mempunyai divisi khusus yang menangani penjaminan syariah, maka ketentuan yang terkait aspek syariah yang telah mempunyai dewan pengawas syariah. Sejalan dengan semakin besarnya ekspansi pembiayaan syariah manajemen memandang perlu untuk membentuk Divisi Penjaminan Syariah. Pada bulan September 2006, melalui surat nomor U-217/DSN-MUI/IX/2006 DSN-MUI memberikan rekomendasi pendirian Divisi Penjaminan Syariah Perum Jamkrindo. Rekomendasi Perbankan Syariah maupun Lembaga Keuangan Syariah lainnya.