Berita

Jamkrindo - Kemenkop UKM Sosialisasi Program KUR

AMBON-Perum Jamkrindo Cabang Ambon yang merupakan perpanjangan tangan dari Jamkrindo Wilayah IX,  Kamis (28/9), bekerjasama dengan Deputi Bidang Pembiayaan Kementrian Koperasi dan UKM RI menggandeng Pemerintah Propinsi Maluku melalui Dinas Koperasi dan UKM melakukan sosialisasi program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dalam rangka untuk percepatan realisasi KUR di Propinsi Maluku.

Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan yang telah dilakukan sebelumnya di beberapa Propinsi lain.

Asisten Deputi (Asdep) Urusan Asuransi Penjaminan dan Pasar Modal Kementrian Koperasi dan UKM RI Willem Pasaribu, menuturkan pada tahun 2017 ini  pemerintah terus menunjukkan keberpihakan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan akses pada sumber pembiayaan, karena target alokasi penyaluran KUR tahun 2017 bertambah menjadi sebesar Rp. 110 Trilyun,  yang sebelumnya tahun 2016 sebesar Rp. 100 Trilyun.

Lanjutnya,  untuk mempercepat proses penjaminan KUR perlu ditambah perusahaan penjamin,  dimana tahun 2015 terdapat dua perusahaan penjamin yaitu Perum Jamkrindo dan PT Askrindo.

Dengan demikian,  percepatan penyaluran KUR juga dapat didorong melalui penyebaran informasi dalam bentuk sosialisasi percepatan penyaluran KUR ke seluruh daerah.

Untuk itu,  pemerintah bersama - sama dengan Bank penyalur KUR yakni BRI,  BNI,  Mandiri dan Artha Graha,  serta perusahaan penjamin dan Pemuda melakukan kegiatan sosialisasi diberbagai daerah sehingga informasi yang berkaitan dengan KUR ini bisa semakin meluas ke seluruh daerah.

"Melalui kegiatan sosialiasi program KUR di Propinsi Maluku ini diharapkan dapat mempercepat penyaluran KUR dan dimanfaatkan secara maksimal oleh para pelaku usaha untuk mengembangkan usahanya, "harapnya.

Untuk itulah, tujuan dilaksanakannya sosialisasi program KUR agar ada pemahaman yang baik, terutama masyarakat kecil dapat paham untuk melakukan pinjaman ke Bank, sesuai dengan kebutuhan mereka yang melakukan usaha. Lebih lanjut dikatakan, tahun ini oleh Presiden RI Joko Widodo dinaikkan KUR dari 4,7 Trilyun menjadi 5, 0 Trilyun.

Dengan mencari Jamkrindo sebagai tempat penjamin dan melalui Bank - Banklah yang akan menyalurkan bantuan KUR kepada masyarakat. Olehnya itu,  sangat diharapkan dengan sosialisasi yang dilakukan ini masyarakat semakin paham dan siap untuk mengembangkan usaha mereka.
Sementara itu,

Kepala Divisi Program Perum Jamkrindo Lusy Susanti, mengatakan Jamkrindo adalah satu - satunya perusahaan penjamin bagi UKM yang dipercayakan pemerintah. Jadi dengan sosialisasi program KUR ini para pelaku usaha mendapat pemahaman dan bisa diteruskan ke lainnya, supaya UKM dapat berkembang dan tumbuh untuk menghidupkan masyarakat yang punya usaha. Sebab kita tahu sendiri UKM paling terbesar di Indonesia termasuk juga di Maluku.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Propinsi Maluku Syarif Bakri Asyatri, mengatakan sangat berikan apresiasi positif atas perhatian Pemerintah Pusat ke Maluku untuk mengadakan sosialisasi program KUR kepada UKM dan menganjurkan kegiatan ini jangan difokuskan pada Kota Ambon saja, tetapi juga ke daerah terluar dan terdepan seperti Aru, MTB,  dan MBD.

Menurutnya, dari data Dinas Koperasi dan UKM banyak koperasi yang paling berkembang adalah koperasi Union karena mempunyai nasabah yang terbanyak di Kota Ambon dan untuk itu pihaknya sampai dengan sekarang ini telah memberikan bantuan. (Sumber : www.tribun-maluku.com)

 

Berikan Komentar

scroll up