Berita

Perum Jamkrindo Kudus Dukung Rekor MURI Kain Terpanjang di Indonesia

Indonesia merupakan negara kepulauan dengan beraneka ragam kebudayaan dan tradisi. Hal ini yang membuat pariwisata Indonesia terkenal di seluruh dunia. Salah satunya adalah kain tenun Troso yang berada di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

Troso sudah terkenal dengan kualitas kain tenun yang bagus dan bermotif unik. Penduduk Troso rata-rata memiliki pekerjaan sebagai penenun kain sehingga tidak heran di sepanjang jalan Kelurahan Troso terdapat kios yang menjual kain maupun pakaian dari tenun.

Setiap tahunnya, Troso mengadakan festival yang  memuat tentang kebudayaan dan kerajinan asli dari Troso. Festival untuk tahun 2017 kali ini sedikit berbeda karena bertepatan dengan pemecahan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia atau MURI untuk kain tenun terpanjang di Indonesia bahkan dunia.

Abdul Jamal sebagai Ketua Panitia dan Pengurus Kelompok Pengrajin Kain Tenun menjelaskan bahwa persiapan sudah dilakukan enam bulan sebelumnya dan nantinya tanggal pemecahan rekor MURI akan dijadikan Hari Jadi Desa Troso.

Troso Festival 2017 diadakan tanggal 16-17 Juli 2017 dan berhasil memecahkan rekor MURI sebagai kain tenun terpanjang dengan panjang kain 217,4 meter dengan 20 motif Nusantara. Menurut Tri Wijayanti selaku Manager MURI, rekor ini sekaligus menumbangkan rekor kain tenun ikat terpanjang sebelumnya yang dipegang oleh Pontianak dengan panjang kain 161 Meter.

Perum Jamkrindo Kantor Cabang Kudus turut serta mendukung acara ini bersama Universitas Muria Kudus dimana bulan Mei 2017 yang lalu telah melakukan penandatanganan MoU untuk Kerjasama Pemeringkatan UMKMK. Dalam acara ini pula Perum Jamkrindo Kantor Cabang Kudus membuka stand untuk lebih dekat dengan pelaku UMKMK.

Selain pemecahan rekor kain tenun terpanjang juga diadakan lomba fashion show dari berbagai usia dan lomba menggambar bagi anak-anak serta festival karnaval. “Kita harus bisa memberikan wujud nyata dalam mendukung perkembangan UMKMK di Indonesia. Melalui penjaminan kredit diharapkan para pelaku UMKMK mampu ‘naik kelas’ dan bersaing di era MEA yang akan datang,” kata Kepala Cabang Perum Jamkrindo Kudus, Andi Ina Aryanti. (*)

 

Berikan Komentar

scroll up